.:: Dasar Algoritma dan Pemrograman ::.

26 07 2010

Bagi kebanyakan mahasiswa baru yang menekuni bidang IT, Algoritma dan Pemrograman terkadang terasa membingungkan… untuk itu saya merasa penting sekali berbagi sedikit pengetahuan tentang algoritma dan pemrograman.

Dalam ilmu IT(Information Technology) untuk menciptakan sebuah software yang canggih tidak bisa diciptakan begitu saja. Untuk membangun dan mendesainnya diperlukan sesuatu yang disebut ‘Bahasa Pemrograman(Programming Language)’. Bagi teman-teman yang berminat melanjutkan perkuliahan pada bidang IT harus betul2 menguasai yang namanya algoritma dan pemrograman untuk bekal ke depannya. Untuk itulah bagi anak IT, pertama2 akan disuguhi mata kuliah algoritma dan pemrograman.

Bahasa pemrograman itu bisa bermacam-macam. Ada Java, Visual Basic, C++, PHP, Javascript dll. Setiap bahasa pemrograman memiliki syntax atau coding yang berbeda dalam implementasinya. Namun yang menyamankannya adalah Algoritma yang dikembangkan.

Biasanya untuk mendesain sebuah aplikasi/program, diperlukan untuk membuat algoritma nya dulu baru algoritma tersebut akan diterapkan ke dalam bahasa pemrograman yang kita pakai.

Algoritma merupakan ‘Prosedur yang dipakai untuk memecahkan masalah komputasi’

dapat dilihat pada gambar disamping ini, masalah/kasus yang ada dipecahkan dengan algoritma yang kita buat dan setelah itu algoritmanya diimplementasikan kedalam program dengan input-input tertentu untuk menghasilkan output/hasil keluaran yang sesuai.

  • Bagaimana Cara menuliskan algoritma??

Algoritma dapat ditulis dengan menggunakan bahasa formal/bahasa resep masakan  maupun menggunakan pseudocode…

<– merupakan cara menuliskan algoritma dengan menggunakan bahasa formal. Seperti kita menuliskan resep masakan. Setiap langkah demi langkah dituliskan secara berurutan agar dapat diimplementasikan pada program untuk mendapat output yang sesuai.

Berbeda dengan bahasa resep masakan, cara penulisan algoritma dengan bahasa pseudocode lebih dianjurkan bagi para pengembang aplikasi/ programmer.  Dengan  bahasa pseudocode akan lebih mudah dalam proses penterjemahan ke dalam bahasa pemrograman yang akan digunakan.

berikut contoh penulisan algoritma untuk pemecahan kasus ‘mencari angka maximum dari kumpulan array’

algoritma arrayMax(A,n)
Input  : array A dari integer n
Output : nilai max dari elemen A

currentMax <- A[0]
for i <- 1 to n do
if A[i] > currentMax then
currentMax <- A[i]
return currentMax

Yang paling penting dari kita membuat algoritma adalah melihat ide awalnya.  Ide untuk memcahkan sebuah kasus. Dalam kasus kita misalnya, mencari nilai terbesar dari sebuah array. Maka idenya adalah kita membandingkan setiap nilai pada tiap element array dimulai dari nol sampai element terakhir, elemen n.  Jika element yang dibandingkan nilainya lebih besar dari nilai elemen yang sekarang maka nilai nya ditukar.

Implementasi algoritma di atas dalam fungsi menjadi :

function arrayMax(A,n){
currentMax = A[0];
for(i = 1; i<= n; i++){
if(A[i] > currentMax){
currentMax=A[i];
}
}return currentMax;
}

Dalam kasus ini saya menggunakan bahasa “JavaScript” sehingga syntax keseluruhannya menjadi :

=============================================================

<html><head>
<Script Languange = “javascript”>

function arrayMax(A,n){
currentMax = A[0];
for(i = 1; i<= n-1; i++){
if(A[i] > currentMax){
currentMax=A[i];
}
}return currentMax;
}

var A=[11,12,3,41,5,6,7];
document.write(A+’<br>’);
document.write(“Nilai maximum : “+arrayMax(A,6));
</script>
</head></html>

================================================================

Sebagai catatan, script diatas dapat ditulis pada notepad++ maupun notepad dan disimpan sebagai file berkestensi (*.html). Kita asumsikan script diatas kita simpan dengan nama arrayMax.html. File yang telah disimpan dijalankan melalui browser.


Output yang dihasilkan:

var A=[11,12,3,41,5,6,7]; A merupakan sebuah     variabel yang menampung elemen array. kasus di atas terdapat 6 element array yaitu [11,12,3,41,5,6,7]. Perlu diketahui, element Array dihitung dari nol.

document.write(A+’<br>’); merupakan perintah untuk menampilkan nilai variabel A. Sehingga menghasilkan output “11,12,3,41,5,6,7″

document.write(“Nilai maximum : “+arrayMax(A,6)); merupakan perintah pemanggilan fungsi arrayMax(A,n) untuk menampilkan nilai maximum dari array A dari elemen nol sampai enam karena n=6. Sehingga menghasilkan output “Nilai maximun : 41″


Selamat Mencoba…

Jesus Bless :)





.:: Pengantar MANAJEMEN ::.

15 06 2010

Induk dari Manajemen adalah “Administrasi”.
Kata Administrasi sendiri diserap dari bahsa Latin
‘Ad’ ==> Mambantu
‘Ministrate’ ==> Pokok
Jadi dapat disimpulkan bahwa Administrasi merupakan : Kegiatan untuk membantu kebutuhan Pokok.

Ciri / Karakteristik / FaKtor Administrasi :
-. Ada Sekelompok Manusia
-. Ada Kerja Sama
-. Ada Tujuan
ketiga Hal diatas merupakan suatu kesatuan sistem, ketiganya harus ada dalam suatu administrasi. Jika ada sekelompok manusia dan ada tujuan tertentu saja, tetapi sekelompok manusia itu tidak bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut maka belum bisa dikatakan sebagai ‘Administrasi’.

Unsur – Unsur Administrasi :
1. Organisasi
2. Manajemen
3.Komunikasi
4. Kepegawaian /Personalia
5. Keuangan / Finansial
6. Perbekalan / Inventory
7. Tata Usaha
8. Hubungan Masyarakat
Berbeda dengan Karakteristik, tiap unsur diatas tidak perlu selalu ada dalam sebuah Administrasi
Namun ketiga unsur paling atas yaitu Organisasi, Manajemen dan Komunikasi pasti akan selalu ada (Didalam sebuah ‘Organisasi’ didalamnya terdapat ‘Manajemen’ dan untuk memanage sebuah organisasi diperlukan ‘Komunikasi’ yang baik).

Tujuan Administrasi : Mencapai Efisiensi dan Efektifitas

Efisien yang dimaksudkan disini yaitu : Perbandingan yang terbaik antara usaha dan hasil,
Efektif
yaitu : Target terpenuhi

==> ORGANISASI <==

Dari bahasa Latin ‘ORGANUM (noun)’ , ‘ORGANON (verb)’ yang berarti : Badan, Tubuh, Wadah/Tempat/Lembaga/Institusi.

Defenisi Organisasi itu sendiri adalah : Sistem interaksi antara sekelompok manusia yang bekerja sama untuk mencapai tujuan didalam satu wadah.

Organisasi sendiri berbentuk Abstrak. Supaya konkrit maka tiap organisasi harus mempunyai ‘Nama’. Serta harus memiliki Bagan Organisasi / Struktur Organisasi.

Struktur organisasi adalah kerangka hubungan antara satuan organisasi – organisasi dan pejabat – pejabat yang terdapat tugas dan wewenan yang berjalan secara tertib.

Pedoman Organisasi : Berisi azas organisasi, agar organisasi berjalan tertib dan sehat.

Tertib disini maksdunya ‘sesuai dengan job description’ sedangkan Sehat berarti  ‘sesuai dengan kapasitasnya’.

Azas Organisasi :

1.  Perumusan tujuan yang jelas

2.  Departeminasi

3.  Pembagian Kerja

4.  Koordinasi

5.  Pelimpahan Wewenang

6.  Rentangan kontrol

7.  Kesatuan perintah

8.  Jenjang Organisasi

9.  Fleksibilitas

10.  Berkesinambungan

11.  Keseimbangan

Tujuh Satuan Organisasi

1.  Satuan Pimpinan

2.  Satuan Haluan

3.  Satuan Penasihat

4.  Satuan Pengendali

5.  Satuan Penunjang

6.  Satuan Operasi

7.  Satuan Ekonomi





Tentang Honeypot >> HoneyWeb

3 06 2009

Kemarin sore, saya menyempatkan diri untuk menonton Ujian skripsi dari salah satu teman saya(sudah saya anggap kakak sendiri sich… :D ).  Dia membahas tentang Honeypot khususnya HOneyweb. Sangat menarik…!!!

banyak yang saya dapat saat menonton ujian tersebut, dan saya ingin membagikannya untuk teman2 apa yang bisa saya tangkap. Mohon maaf bila kurang lengkap karna ini hanya berdasarkan yang saya tangkap selama dua jam kemarin… ^_^V

HoneyPot itu Jebakan untuk mendeteksi, menangkis/membelokan attacker maupun pihak-pihak yang tidak memiliki hak akses dari sistem informasi..

Honeypot itu ada bermacam-macam. Kurang lebih Ada HoneyNet, HOneyD, HOneyWeb. Yang dibahas kemarin itu tentang HoneyWeb.

HOneyWeb itu dibuat sebagai jebakan untuk melindungi web server. HOneyweb dipersiapkan untuk diserang oleh para attcker. Namun, menariknya semua data yang berhasil ditembus oleh para attacker merupakan informasi yang telah dipalsukan sebelumnya(bukan data asli dari web server).Namun, para attcaker sendiri tidak akan curiga bahwa data tersebut palsu karena data dibuat sedemikian rupa sehinga tidak menimbulkan kecurigaan.

Pada demo aplikasi kemarin, Didesain sebuah web server, pada web server itu terdapat salah satu link(link admin) yang memancing attacker. Link ini memang sengaja dibuat. Saat link ini diklik maka akan diarahkan pada halaman authorized(verifikasi userid dan password). Namun, apapun password dan user id yang dimasukan tidak akan terjadi apa-apa saat button login di klilk. Para attacker akan semakin tertantang untuk melakukan eksplorasi den web tersebut. Mereka akan berpikir untuk melakukan penetrasi URL. Setelah dicoba-coba dengan melakukan Get maka mereka akan masuk ke halaman root nya, serta mendapatkan info-info web server palsu. Para attacker akan menghabiskan waktu cukup lama dalam bereksplorasi dengan honeyweb sehingga otomatis web server yang asli akan aman dari mereka. :-D

Berbeda dari firewall yang memblok attacker, atau IDS yang mendeteksi penyusup yang merupakan musuh yang telah dicap sebagai musuh dari pihak attacker, Honeyweb sendiri tidak diketahui sebagai musuh mereka. Dia seperti musuh dalam selimut, yang mengelabui para attacker. Sehingga saya pikir HOneyweb melengkpai forewall dan IDS dalam meningkatkan keamanan jaringan, khususnya keamanan web Server.

Ok…. Just for info…
I would Dig a Little Deeper ’bout that :-D





Aplikasi Chatting dengan Borland C++ Builder (Server Side)

9 02 2009

Salah satu contoh penerapan Socket dalam aplikasi adalah Aplikasi Chatting (Server dan Client).

Chatting dua arah antara Client dan Server.
Di sini akan dibangun aplikasi Chat Sederhana dengan mempergunakan bahasa pemrograman Borland C++ Builder.

Yang perlu di persiapkan antara lain :
* Tentu saja master “Borland C++ Builder” penulis menggunakan Borland C++ Builder 6 untuk membangun aplikasi saat ini.

* Desaign interface untuk Server di desain seperti gambar di bawah ini

server

Pada desain di atas terdapat
- 1 server socket
- 2 button (send dan start)
- 2 textfield
- 1 Memo

objek lainnya dapat ditambahkan sendiri,,,objek-objek yang saya sebutkan diatas merupakan objek penting yang berkaitan dengan codding program.

Pada Server Socket terdapat tiga event :
1. event OnClientConnect, yg isinya

//—————————————————————————
void __fastcall TForm1::ssClientConnect(TObject *Sender,
TCustomWinSocket *Socket)
{
AnsiString temp;
temp=Socket->RemoteAddress;
int i;
for(i=0;i<ss->Socket->ActiveConnections;i++)
{
ss->Socket->Connections[i]->SendText(temp+”Terhubung”);
}
Memo1->Lines->Add(temp+” Terhubung !!!”);
}
}
//—————————————————————————

Jadi, pada event OnClientConnect, dideklaasikan sebuah variabel temp dengan tipe AnsiString, variabel ini kemudian diberi nilai Socket->RemoteAddress; yang merupakan alamat IP (IP Address) dari tiap client yang akan terhubung ke server ini.

2. event OnClientRead
//—————————————————————————
void __fastcall TForm1::ssClientRead(TObject *Sender,
TCustomWinSocket *Socket)
{
int i;
AnsiString temp,temp2; //untuk temporarinya
temp=Socket->ReceiveText();
temp2=Socket->RemoteAddress;
for(i=0;iSocket->ActiveConnections;i++)
{
ss->Socket->Connections[i]->SendText(temp2+”:”+temp);
}
Memo1->Lines->Add(temp2+”:”+temp);
}
//—————————————————————————

Sedangkan pada event OnClientRead, dideklarasikan dua buah variabel AnsiString (temp, temp2). temp=Socket->ReceiveText();  // temp berisi pesan yang diterima server dari client
temp2=Socket->RemoteAddress; //temp2 berisi ip address dari client

3. event OnListen
//—————————————————————————
void __fastcall TForm1::ssListen(TObject *Sender, TCustomWinSocket *Socket)
{
Memo1->Lines->Add(“Server Ready!!!”);//artinya di memo ditambahkan pada memo saat server listen karena onlisten
}
//—————————————————————————

untuk button Start event Onclick, masukan codding berikut :

void __fastcall TForm1::btStartClick(TObject *Sender)
{
ss->Port=StrToInt(txtPort->Text);
ss->Open();
}

==================================
keterangan :
ss->Port=StrToInt(txtPort->Text);
ss= nama Server Socket yang kita buat sendiri,
txtPort = nama textfield yang berisi port dari server yang aktif,

syntax Port=StrToInt(txtPort->Text); dilakukan karena port berupa angka sedangkan textfield berupa string sehingga nilainya harus di parsing dari string ke integer.

syntax ss->Open(); // mengaktifkan server socket

Sementara untuk button Send, masukan penggalan codding berikut :

void __fastcall TForm1::btSendClick(TObject *Sender)
{
for(int i=0;i<ss->Socket->ActiveConnections;i++){
ss->Socket->Connections[i]->SendText(txtSend->Text);
}

Memo1->Lines->Add(txtSend->Text);
}

button send digunakan untuk mengirim pesan yang diisi pada txtfield dalam kasus ini testfieldnya bernama ‘txtSend’,  dari server ke client.

setelah semua siap maka anda telah berhasil membuat aplikasi chat untuk server (server side)

Nb : perhatikan nama dari tiap objek yang ada pada aplikasi yang anda ciptakan. Nama objek bisa saja berbeda tergantung dari penamaan anda…!!!

Aplikasi diatas belum dapat difungsikan dengan baik, sebelum aplikasi Client diciptakan.
Untuk aplikasi Client akan di Jelaskan kemudian…

Selamat Mencoba..!!!
^___________^V

–t47a–





Socket Part 2

9 02 2009

Winsock atau windows socket sebenarnya kepanjangan dari Windows Sockets API (aplication progaming interface ) yang befungsi sebagai jembatan untuk software aplikasi yang berhubungan dengan network service terutama TCP/IP pada sistem operasi Windows.
Socket merupakan mekanisme komunikasi yang memungkinkan terjadinya pertukaran data antar program atau proses baik dalam satu mesin maupun antar mesin. Pada setiap lingkungan sistem operasi yang mampu berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, fasilitas socket selalu tersedia.

Socket adalah satu titik akhir dari jalur komunikasi dua arah antara dua program yang berjalan pada jaringan dengan protokol TCP/IP atau UDP. Socket terhubung pada sebuah nomor port sehingga lapisan TCP dapat mengidentifikasi sebuah aplikasi dimana pengiriman data ditujukan.

socket-api

Defenisi tentang socket sebagai berikut (Dharma Oetomo, dkk , 2006)
a. Mengizinkan suatu proses unik untuk berkomunikasi satu dengan yang lain
b. Memberitahukan proses mana untuk menulis dan membaca
c. Komunikasi pada mesin yang sama, jaringan dan internet
d. Komunikasi dua arah membuatnya cocok untuk model client server
e. Dibentuk tahun 1980 oleh Barkeley Unix Distribution

Pada umumnya, sebuah server merupakan sebuah komputer yang khusus dan memiliki sebuah socket yang terhubung pada sebuah nomor port yang khusus. Server hanya menunggu socket untuk menerima permintaan koneksi(request) dari sebuah client(passive open). Client mengetahui alamat IP server dan nomor port tempat tersebut dihubungkan. Untuk membuat koneksi permintaan, client mencoba untuk melakukan koneksi dengan server pada mesin server dan port(active open).

Client meminta Koneksi

Apabila semuanya berjalan dengan baik maka server menerima koneksi. Saat penerimaan, server membuka socket baru yang terhubung pada port yang berbeda. Untuk dapat melanjutkan penerimaan dari socket awal untuk koneksi permintaan saat melayani kebutuhan client yang terhubung, dibutuhkan sebuah socket baru dengan nomor port yang beda.

koneksi

Pada sisi client, jika koneksi diterima, sebuah socket berhasil dibentuk dan client dapat menggunakan socket tersebut untuk berkomunikasi dengan server. Client dan server sekarang dapat berkomunikasi untuk menulis atau membaca dari socket tersebut.

cukup sekian untuk hari ini,, ^________^V





Socket

7 02 2009

Just to remind…

Socket merupakan jembatan yang bisa memungkinkan terjadinya komunikasi dalam jaringan komputer, dengan kata lain bisa disebut middleware. Socket biasanya digunakan untuk membangun aplikasi terdistribusi.

Terdapat dua tipe umum socket yaitu Stream Socket yang based ‘Connection Oriented’ dan Datagram Socket yang based ‘Connectionless’.

Disebut Connection Oriented, karena untuk melakukan komunikasi akan dilakukan koneksi terlebih dahulu. Seperti contohnya dalam kasus real, saat kita hendak bertamu kita akan menelepon si pemilik rumah terlebih dahulu untuk memastikan apakah si pemilik rumah ada atau tidak. Jadi kita akan mengecek dulu keberadaan destination kita.. Sama hal nya dengan Conection Oriented, sebelum adanya pengiriman paket, transfer data maupun komunikasi lainnya akan dilakukan koneksi ke destination dulu sehingga dapat ‘reliable’ (menjamin paket sampai ke komputer tujuan dengan selamat).

Mengapa saya bilang paketnya sampai dengan selamat???
karena Stream socket akan melakukan pengecekan, sehingga apabila ada data yang hilang atau rusak, paket data tersebut akan terus diminta sampai diterima dalam kondisi utuh.

Sebagai catatan, paket data di kirim dalam bentuk segment bit per bit. Paket datanya dipecah-pecah dan diberi nomor(urutannya). Jadi saat paket data sampai di tujuan, paket tersebut akan diurutkan sesuai urutannya.

Stream socket menggunakan protokol TCP/IP(Transmission Control Protoco/Internet Protokoll).
Disingkat dengan TCP/IP. Protokol yang terdiri dari sub-protokol, yang beroperasi pada lapisan yang berbeda. Merupakan standar protokol internet. Protokol ini memberikan nomor unik pada setiap komputer yang terkoneksi. Satu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. TCP/IP harus dapat bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.

Berbeda dengan Stream Socket, Datagram Socket menggunakan protokol UDP(User Datagram Protokol). UDP adalah protokol yang bersifat connectionlessserta unreliable. UDP merujuk kepada paket data yang tidak menyediakan keterangan mengenai alamat asalnya saat paket data tersebut diterima.

Bagaimana dengan protokol..??
Protokol merupakan kumpulan dari beberapa aturan yang berhubungan dengan komunikasi data antara beberapa alat komunikasi supaya komunikasi data dapat dilakukan dengan benar. Protocol adalah yang menspesifikasikan secara detail bagaimana komputer berinteraksi, termasuk didalamnya format pesan yang mereka tukar dan bagaimana kesalahan ditangani. Hubungan telekomunikasi mencerminkan banyak aspek dari protokol dalam arti diplomatik, beberapa sinyal diubah dengan mengirim dan menerima perangkat, misalnya, diistilahkan dengan berjabat tangan dan berkenalan. Tiga aspek utama komunikasi yang diperhatikan oleh protokol adalah: bagaimana data direpresentasikan dan dikodekan, bagaimana ditransmisikan, dan bagaimana kesalahan dan kegagalan diketahui dan ditangani.

Ingat juga bahwa selain IP Address, socket juga terhubung pada sebuah Port. Apa itu port..??Port merupakan alamat spesifik, mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan.
Lebih jelasnya baca –>http://id.wikipedia.org/wiki/Port_TCP_dan_UDP

saya mencoba menulis apa yang bisa saya ingat dan saya pahami…
dan selebihnya anda bisa search sendiri kalo ingin tahu banyak tentang socket dan jaringan komputer ^_^V

kalo ada tambahan monggo…
silahkan…
mari…
yukkk,,,
akan di terima dengan girang Hati…hihihihihihihhhiiii ^^V

–t47a–





Moving e-commerse to e-business

29 09 2008

Semester ini aku ngambil matakuliah ‘Konsep e-business’ Matakuliah belanja untuk ngabisin sisa sks ku aja. Jadi belanja matakuliahnya anak SI(Sistem Informasi) dan ternyata banyak juga anak TI yang ngambil matakuliah ini. Awalnya aku pikir matakuliah ini akan santai saja karena cuma belajar tentang konsep-konsep nya saja. Tapi ternyata berat juga karena dosennya ngasih tugasnya banyak banget. Ada presentasi kelompok tiap minggu dan weekly assignment untu tiAp minggu). Capede!!!

Tapi yach gpp lah buat nambah-nambah pengetahuan…

NIch tugas pertama kelompokku tentang perpindahan dari e-commerse ke e-business. Kebetulan aku dapat kelompok enam, anggotanya ada empat orang(empat-empatnya anak TI). Berikut tugas pertama kita tentang e-business development.

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

e-Commerce merupakan kebutuhan esensial saat ini dalam dunia bisnis global, dan sebagai penunjang dalam pengembangan pasar, meningkatkan efisiensi, dapat menekan biaya, serta memberikan akses yang lebih luas bagi partner dan pelanggan perusahaan Anda.

e-Commerce memiliki fleksibilitas dan keunikan bagi setiap perusahaan, karena perusahaan memiliki perbedaan dalam pengembangan IT departemennya serta kebutuhan akan model teknologi informasi bagi bisnisnya. Termasuk perusahaan Anda, maka penerapan e-Commerce tergantung pada model bisnis yang perusahaan Anda kembangkan dan model teknologi informasi yang saat ini perusahaan Anda kembangkan. Pengembangan e-Commerce harus bisa fleksibel dan bisa beradaptasi dengan software dan aplikasi teknologi yang ada di perusahaan Anda.

e-Commerce dikembangkan untuk skala yang lebih luas dan terintegrasi dengan multiple computing system; semua lini dan departemen di perusahaan Anda, organisasi/perusahaan lain, dan sistem komputer global. Karena sifatnya integrasi langsung dengan dua atau lebih entity, maka pengembangan e-Commerce harus benar-benar memperhatikan segi keamanan, terutama keamanan dalam bertransaksi.

E-Business adalah bisnis dengan segala aktivitasnya yang dilaksanakan di atas infrastruktur teknologi informasi, khususnya Internet. Publik menyebut beberapa perusahaan sebagai “dot com company” karena bisnis mereka tampil di internet sebagai sebuah situs web e-Business.

E-Business akan menjadi model bisnis masa depan yang ideal dengan seluruh keniscayaan perubahan yang menyertainya. Berdasarkan riset SWA (sumber: http://www.swa.co.id/), urgensi e-Business di Indonesia bahkan sudah semestinya diimbangi dengan diciptakannya struktur manajemen baru yang biasanya paling rendah dipimpin oleh Manajer e-Business. Pengguna internet dunia yang sudah mencapai lebih dari 1,2 milyar orang merupakan pangsa pasar online yang patut diperhitungkan baik oleh enterprise, usaha kecil & menengah (UKM), maupun pengusaha perorangan.Untuk menghadapi peluang dan tantangan di atas, membangun dan mengembangkan web site merupakan langkah pertama dan utama dalam konsep cyber business ini. Website yang dirancang secara strategis akan menjadi senjata ampuh dalam persaingan bisnis yang semakin ketat dewasa ini.

Tingginya minat terhadap e-business pada tahun 90-an didorong oleh kepercayaan bahwa hal tersebut akan membuka kesempatan menjadi sumber pendapatan baru baik bagi bisnis yang sudah berjalan maupun yang baru dimulai. Baik model business-to-consumer (B2C) maupun business-to-business (B2B) yang berkembang sebagai perusahaan traditional dan perusahaan e-commerce baru bergegas memasuki pasar online. Berikut beberapa kategori kesempatan penambahan revenue dari pemanfaatan e-business tersebut :

• Peningkatan Akses ke Pelanggan

• Peningkatan Penjualan ke Pelanggan

• Produk Berbasis Elektronik

Sebuah bisnis, baik itu B2C maupun B2B, dapat meningkatkan pendapatannya dengan jalan menjual produk atau layanannya kepada jumlah pelanggan yang lebih banyak. Bisnis selalu berusaha untuk mencari saluran penjualan yang baru, daerah penjualan yang baru, dan segmen yang baru dalam rangka mendapatkan pelanggan baru. E-business menawarkan cara-car baru yang powerful untuk mencapai tujuan tersebut.

Penjualan online dapat berwujud dalam berbagai macam bentuk. Bentuk yang banyak dijumpai adalah toko online. Pada toko online pelanggan dapat melihat-lihat produk dan layanan yang tersedia, mempelajari lebih banyak mengenai produk dan layanan, mengetahui macam pilihan dan fitur yang ditawarkan, dan pada akhirnya pelanggan mau melakukan order. Bahkan dalam beberapa kasus order tidak dapat dilakukan secara online, ada keuntungan bagi perusahaan telah membekali berbagai informasi kepada pelanggan sebelum mereka hadir ke toko secara fisik untuk melakukan pembelian.

Beberapa perusahaan bahkan melakukan kombinasi model “bricks and clicks”. Menurut pengamatan, pembeli masih menginginkan katalog tercetak dan toko di mana mereka bisa melihat-lihat dan menyentuh item-item tertentu dari produk, namun mereka membutuhkan saluran online untuk membutuhkan informasi secara praktis pada saat terdapat banyak pilihan item. Solusi yang optimal dapat mencontoh Wal-Mart yang melakukan penggabungan yang solid antara online sore dengan physical store.Beberapa perusahaan menggunakan saluran online sebagai ganti etalase toko retailnya. Salah satu contoh yang baik adalah perusahaan elektronik seperti Sony atau Palm. Perusahaan ini secara khusus tidak mempunyai toko retail dan menjual melalui toko-toko retail biasa. Namun mereka juga menawarkan produknya langsung melalui retail sales online. Hal ini memberikan akses kepada konsumen yang enggan datang ke toko retail ataupun yang tinggal di daerah di luar jangkauan toko retail konvensional.

Contoh e-business di Indonesia :

  • www.kaskus.com sebuah situs berbasis bulletin board service / forum yang diklaim menjadi “no.1 indonesian community”, termasuk juga forum jual dan beli (FJB). Dengan FJB, kaskus telah berkontribusi besar bagi dunia e-bisnis di Indonesia.

  • Saltanera Teknologi : adalah sebuah perusahaan penyedia solusi e-business yang berada di Indonesia. Menyediakan solusi bagi organisasi-organisasi yang dinamis. Solusi yang kami berikan kepada setiap client tidak hanya berdasarkan atas sudut pandang teknologi, melainkan juga dilihat dari sudut pandang bisnis.

Saltanera selalu fokus untuk mencari cara-cara baru yang dapat menggabungkan teknologi yang ada saat ini untuk dapat meningkatkan nilai kompetitif dari client kami. Kami akan membantu setiap client untuk menjadi lebih baik, lebih efektif, dan lebih efisien melalui pemanfaatan teknologi(http://id.saltanera.com).

Kesimpulan
E-Buisiness menawarkan banyak variasi saluran baru ataupun pengembangannya dan peluang-peluang lain untuk menumbuhkan pendapatan perusahaan. Perusahaan dapat melakukan eksploitasi aspek global dari World Wide Web utnuk mendapatkan pelanggan baru di lokasi baru semudah mereka melayani pelanggan lokal. Sifat dasar media online sangat cocok untuk pembuatan dan pengiriman produk atau layanan online yang terdapat dalam lingkup e-commerce ( online gaming, music download, dll.). Tantangan dari e-business adalah menciptakan model business online sebagai kebiasaan dan mengubahnya sebagai sumber pendapatan.

10 Prospek E-business Di Indonesia

Peristiwa “crash”-nya perusahaan-perusahaan berbasis internet (dotcom) pada kuartal pertama tahun 2000 dan krisis ekonomi dunia belakangan ini yang telah berpengaruh terhadap turunnya semarak industri teknologi informasi mendatangkan pertanyaan di kalangan praktisi manajemen mengenai prospek konsep e-Business di tanah air. Cara termudah mereka-reka prospek e-Business di masa mendatang adalah dengan cara melakukan analisa trend yang terjadi di lingkungan masyarakat bisnis di Indonesia. Walaupun secara umum trend yang terjadi terkait erat dengan kecenderungan perkembangan e-Business pada negara-negara lain di dunia, namun ada beberapa aspek yang unik terjadi di negara berkembang semacam Indonesia. Melalui berbagai kajian terhadap perkembangan e-Business yang terjadi sepanjang 5 tahun terakhir, dapat disimpulkan berbagai kecenderungan yang dapat menggambarkan paling tidak 10 prospek e-Business di Indonesia.

e-Business Type

Dilihat dari jenis e-Business, nampaknya perkembangan pemakaian alat-alat elektronik dan digital sebagai medium komunikasi dan relasi bisnis (digital relationship) jauh lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan cara yang sama untuk melakukan perdagangan atau transaksi jual beli (e-Commerce). Berdasarkan fenomena ini, prospek atau peluang bisnis nampak bagi perusahaan-perusahaan yang dapat membantu manajemen perusahaan dalam mengimplementasikan berbagai jenis komunikasi, kolaborasi, dan koperasi digital yang terjadi pada backoffice. Sebutlah misalnya konsep backoffice semacam e-Procurement, e-Supply Chain, ERP, dan lain sebagainya yang pada prinsipnya dipergunakan perusahaan untuk meningkatkan kualitas komunikasi antara divisi maupun antara perusahaan dengan mitra bisnisnya. Kecenderungan meningkatnya jenis e-Business ini didasarkan pada suatu riset yang mengatakan bahwa ternyata kurang lebih 40% dari biaya total perusahaan habis dialokasikan untuk mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan lalu lintas informasi secara konvensional.

Community

Berdasarkan pengalaman, agaknya lebih mudah menciptakan kebutuhan (demand creation) kepada kalangan generasi muda, dibandingkan dengan usaha untuk merubah pola hidup para generasi dewasa dan tua untuk mulai menggunakan berbagai teknologi informasi berbasis internet. Dengan kata lain, sukses terbesar lebih mudah diperoleh bagi mereka yang berkonsentrasi pada e-Business untuk menciptakan produk atau jasa yang dapat dijual kepada kalangan baru ini (net generation) karena teknologi informasi telah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari hidup mereka. Jika perusahaan tetap ingin mencoba untuk menjual produk atau jasa kepada pasar lama (pengguna dewasa dan generasi lama), maka harus mencoba menggunakan medium teknologi konvensional untuk menjualnya, seperti melalui telepon atau faksimili. Contohnya adalah dengan menjual fasilitas jasa semacam chatting atau game kepada para mahasiswa dan remaja; sementara untuk para orang tua ditawarkan fasilitas SMS (Short Message System) melalui medium handphone.

Content

Dengan adanya internet, ternyata yang paling banyak mengeruk keuntungan secara finansial bukanlah para pengguna individual (end users), melainkan sejumlah perusahaan yang membutuhkan berbagai informasi yang tersedia di internet sebagai bahan baku langsung maupun tidak langsung terhadap produk atau jasa yang diciptakan perusahaan tersebut. Contohnya adalah menjamurnya berbagai koran-koran yang terbit di daerah-daerah tingkat dua di tanah air, yang sebagian besar beritanya ternyata diambil dari informasi yang didapat oleh para wartawannya melalui internet. Contoh lain yang telah mendatangkan industri tersendiri adalah penjualan ribuan CD (Compact Disc) yang berisi program-program gratis (freeware) yang dapat didownload dengan mudah dan cuma-cuma dari situs semacam www.download.com. Dengan dipergunakannya internet sebagai medium infomediary ini, maka jelas terbuka peluang bagi e-Business yang dapat memberikan isi atau jenis data maupun informasi (content) yang eksklusif bagi yang membutuhkan dan menjualnya dengan harga premium (semacam Reuters, AOL, atau Compuserve). Content yang dijual tersebut dapat diperjual-belikan dalam bentuk data mentah, maupun yang telah diolah menjadi informasi dan/atau knowledge yang memiliki value atau nilai tinggi.

Technology Devices

Lambat laun, teknologi berkomunikasi digital melalui PC akan ditinggalkan karena peralatan tersebut dinilai cukup sulit untuk dipelajari dan digunakan oleh kaum awam. Sebagai penggantinya, sejumlah teknologi pervasive computing (barang elektronik dengan teknologi digital dan mikroprosesor di dalamnya) yang mudah dibawa kemana-mana (mobile) akan secara luas dipasarkan. Yang belakangan ini telah menjadi trend adalah PDA (Personal Digital Assistant) atau Palm OS Organizer yang memungkinkan pengguna untuk melakukan hubungan langsung ke internet dan melakukan browsing dari alat-alat tersebut. Dengan kata lain, peluang eBusienss terbuka lebar bagi mereka yang bergerak pada penyediaan berbagai perlengkapan teknologi, hardware maupun software, yang berkaitan langsung dengan kebutuhan di atas. Sebutlah misalnya teknologi berbasis WAP (Wireless Application Protocols) akan menjadi primadona dalam waktu dekat ini; terlebih-lebih jika melihat geografis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

Access Channels

Berkembangnya teknologi informasi (komputer dan telekomunikasi) semacam internet dan website menawarkan berbagai keuntungan bagi perusahaan yang berniat mengimplementasikan kanal akses tersebut. Dengan mempertimbangkan bahwa teknologi tersebut masih tergolong baru dikenal di negara berkembang, maka perusahaan cenderung memperlakukan teknologi tersebut sebagai media alternatif dalam berkomunikasi (internal maupun eksternal) disamping media konvensional lain yang masih efektif dipergunakan. Jika pada akhirnya mereka yang berkepentingan secara perlahan-lahan beralih mempergunakan teknologi yang baru, maka perusahaan akan secara gradual mulai meninggalkan media konvensional yang cenderung lebih lambat dan mahal. Contohnya adalah ATM yang dipergunakan oleh industri perbankan yang masih “co-exist” dengan kehadiran teller dan kantor cabang. Namun di beberapa tempat dimana pelanggan mulai terbiasa melakukan transaksi melalui ATM, maka keberadaan kantor cabang dapat mulai ditiadakan. Melihat kenyataan ini, maka perusahaan e-Business yang dapat menyediakan berbagai cara untuk menunjang pengembangan kanal akses-kanal akses baru akan memiliki pasar yang relatif besar di industri.

Regulation
Dengan berpegang pada prinsip bahwa e-Business berkaitan erat dengan serangkaian aktivitas pencarian laba finansial (wealth maximization), maka pemerintah Indonesia akan mengikuti negara-negara maju lainnya dalam menerapkan prinsip-prinsip pengaturan (regulasi) e-Business yang kondusif. Seperti yang terjadi di Indonesia, e-Business akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab para pelaku bisnis yang mayoritas dipegang oleh industri swasta. Karena mekanisme peraturan akan sangat bergantung dan ditentukan oleh mayoritas pelaku bisnis, maka perusahaan-perusahaan yang sejauh ini bergantung pada perlindungan pemerintah harus mulai merubah strateginya. Dalam sebuah arena dimana peraturan akan ditentukan oleh pasar (self regulated market), maka peluang sukses terbesar hanya akan dimiliki oleh perusahaan-perusahaan e-Business yang benar-benar memiliki keuggulan kompetitif (competitive advantage) dibandingkan dengan para pesaingnya.

Organization

Kajian yang mendalam terhadap fenomena e-Business di tanah air memperlihatkan bahwa tantangan implementasi konsep baru ini lebih dikarenakan alasan-alasan sosiologis dibandingkan dengan aspek teknologinya. Artinya, faktor-faktor budaya, pendidikan, sosial, dan perilaku memegang peranan penting yang menentukan sukses tidaknya sosialisasi penggunaan teknologi informasi di dalam perusahaan. Dengan berpegang pada prinsip “old habit is hard to die” dan “people are hard to change”, maka aspek manajemen perubahan (change management) harus benar-benar diperhatikan pelaksanaannya. Kenyataan ini sebenarnya merupakan prospek e-Business yang sangat besar untuk digarap, karena terbukti bahwa mereka yang mampu membantu perusahaan untuk dapat secara efektif bertransformasi ke konsep e-Business akan dipercaya oleh manajemen dalam mengembangkan konsep tersebut di perusahaannya. Artinya, peluang besar akan diperoleh oleh perusahaan yang memiliki pendekatan dan metodologi e-Business yang sesuai dengan tantangan sosiologis yang terdapat pada perusahaan-perusahaan tradisional.

Change Strategy

Transformasi dari model bisnis konvensional menuju e-Business adalah permasalahan metodologi perubahan. Perusahaan-perusahaan di negara-negara berkembang, karena alasan budaya dan aspek-aspek lainnya, lebih memilih metode evolusi dibandingkan dengan revolusi dalam mengimplementasikan perubahan tersebut. Yang menjadi pertimbangan utama tidak saja dari segi efektif tidaknya penerapan konsep baru di dalam organisasi, namun lebih jauh berkaitan dengan besar-kecilnya resiko yang harus dihadapi perusahaan dalam masa transisi tersebut (misalnya berkaitan dengan model bisnis baru yang ingin diimplementasikan). Hal ini berarti merupakan prospek besar bagi mereka yang memiliki metode penerapan e-Business secara bertahap, terbukti efektif, dan memiliki resiko kegagalan yang kecil. Dalam kaitan ini, seringkali perusahaan e-Business bekerja-sama dengan perusahaan konsultan manajemen untuk membangun metodologi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan tertentu.

Business Process

Dari sekian banyak perusahaan e-Business yang berkembang di tanah air, terbukti bahwa perusahaan yang sukses ternyata diraih oleh mereka yang mampu mengawinkan konsep traditional physical value chain (rangkaian proses bisnis konvensional) dengan virtual value chain (rangkaian proses bisnis virtual). Di mata pelanggan e-Business, ada tiga alur yang sangat penting, yaitu alur produk atau barang yang dibeli, alur informasi dokumen jual-beli, dan alur pembayaran transaksi. Dapat dilihat di sini bahwa alur produk atau barang biasanya ditangani oleh rangkaian proses bisnis konvensional (gudang dan distribusi), sementara untuk alur informasi dan pembayaran ditangani secara virtual (melalui internet). Untuk dapat sukses, perusahaan harus handal dalam menangani ketiga alur entiti tersebut. Prospek besar tersedia bagi mereka yang memiliki produk atau jasa berkaitan dengan penggabungan traditional physical value chain dengan virtual value chain seperti yang dikemukakan di atas.

System Approach

Aspek terakhir yang tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan adalah kenyataan bahwa e-Business baru dapat berkembang jika komponen-komponen lain dalam lingkungan sistem e-Business turut tumbuh dan berkembang secara serentak. Apalah artinya sebuah komunitas internet yang besar dan kebutuhan transaksi e-Commerce yang tinggi misalnya, namun tidak dibarengi dengan kesiapan infrastruktur, ketersediaan hukum, dan jaminan keamanan yang memadai bagi para pelaku e-Business. Dengan kata lain, kesempatan berbisnis masih terbuka lebar bagi mereka yang dapat menutupi kepincangan-kepincangan perkembangan sistem e-Business secara keseluruhan ini, terutama yang menyangkut mengenai infrastruktur dan suprastruktur e-Business di Indonesia.

Diatas merupakan kumpulan artikel-artikel yang pernah ada. Nah dibawah ini akan dipaparkan pendapatku sendiri

Indonesia yang adalah salah satu negara berkembang juga mulai menyadari akan perkembangan Teknologi Informasi, sehingga mulai mengadaptasi e-commerse yang kemudian berkembang menjadi e-business. Sangat disadari bahwa, pertumbuhan e-commerce dan e-business di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara adikuasa seperti inggris dan amerika maupun negara-negara tetangga. Pertumbuhan internet di Indonesia tidak eksponensial. Hal ini dikarenakan pasar e-market di Indonesia masih tergolong sangat kecil. Untuk itu dibutuhkan pengembangan e-business dan e-commerce di Indonesia. Hal tersebut dipaparkan oleh Ketua ID-SIRTII Richardus Eko Indrajit, saat beliau melakukan presentasi mengenai ‘Indonesia Cyberlaw’ pada acara Hacker’s Day di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2008). Hal tersebut dapat terjadi karena banyak masyarakat Indonesia yang masih GAPTEK(Gagap Teknologi), dan tingkat security/keamanan berbisnis secara online yang masih diragukan sebagian besar masyarakat (baik kaum awam maupun kaum pebisnis Indonesia). Sehingga, juga menjadi evaluasi bagi para programmer dan pengembang website e-commerce dan e-business agar lebih memperhatikan sosialisasi kepada masyarakat dan meningkatkan tingkat security websitenya. Namun, saya salut kepada beberapa pebisnis Indonesia yang sudah mulai merambah ke e-business seperti kaskus.com dan perusahaan saltanera teknologi dan masih banyak lagi yang lain. Semoga untuk kedepannya e-business di Indonesia akan menjadi lebih baik lagi. Amin

Ok, tinggal gimana kita sebagai penerus melihat prospek e-business dan mulai memanfaatkan serta mengembangkannya.

Tuhan Memberkati

Syalom





Teknologi Generasi Keempat (4G- fourth generation)

30 06 2008

4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.

Sejarah

Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Generasi pertama: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
  • Generasi kedua: dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.
  • Generasi ketiga: digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.

Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond“. Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).

Motivasi Teknologi 4G :

1. Mendukung service multimedia Interaktif.
2. Telekonfrensi, Wireless Intenet.
3. Bandwidth yang lebar, bit rates lebih
4. Global mobility, Service Portability, Low- cost service.
5. Skalabilitas untuk jaringan mobile.

Teknologi yang baru dalam 4G :


1. Sepenuhnya untuk jaringan packet-switched.
2. Semua komponen jaringan digital.
3. Bandwidth yang besar untuk mendukung multimedia service dengan – Biaya yang murah ( Sampai 100      Mbps).
4. Jaringan keamanan data yang kuat

Yang Termasuk Teknologi teknologi 4G :

1. UMB (Ultra Mobile Broadband) atau CDMA2000 1xEV-DO Revisi C.

2. UMTS Revisi 8 atau 3GPP LTE (Long Term Evolution).

UMTS Revision 8 masih dalam pengembangan oleh 3GPP (3rd Generation Partnership Project) dengan target kecepatan rata-rata Download 100 Mbit/s,dan kecepatan rata upload 50 Mbit/s sehingga mendukung semua jaringan berbasis IP. LTE akan mulai dikomersialkan mulai tahun 2009.

3. WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access)

wimax-logo

WiMAX di perkenalkan oleh WiMAX Forum pada bulan Juni 2001. WiMAX mempunyai kemampuan dalam transfer data jarak jauh secara wireless, akses point to point untuk dukungan penuh akses mobile phone, sehingga dapat menjadi alternatif dari jaringan broadband dengan kabel dan DSL. WiMAX dapat menyesuiakan dengan jaringan standar IEEE 802.16 ( untuk WiMAX standar IEEE 802.16e). Jaringan WiMAX di Indonesia pertama kali digunakan di Aceh setelah bencana tsunami Desember 2004 (tetapi WiMAX waktu itu belum di Standarisasi oleh IEEE sehingga di sebut Pra-WiMAX) untuk membantu komunikasi antar wilayah di Aceh. WiMAX menggunakan frekuensi mulai dari 3.3 GHz, 3.5 GHz, 2.3/2.5 GHz, atau 5 GHz (hal ini tergantung oleh regulasi frekuensi yang dikeluarkan oleh tiap negara, untuk Indonesia, India dan Vietnam, WiMAX menggunakan frekuensi 3.3 GHz). WiMAX secara teori dapat mengirim data samapi kecepatan 70 Mbps dengan jarak 48 km, tetapi pada prateknya WiMAX hanya dapat mengrim data pada kecepatan 10 Mbps untuk jarak 10 km untuk daerah yang bebas dari gangguan (di luar kota) dan 10 Mbps untuk jarak 2 km didaerah urban (perkotaan).

Semoga Bermanfaat y nich aku ambil dari wikipedia dan ilmukomputer.com.

God Bless *_*





KP

4 06 2008

Hari senin kemarin 2 Juni 2008 aku resmi KP (Kerja Praktek) di DEPKOMINFO Jkrta. Aku ditempatkan di Direktorat Kemitraan Media. Hari pertama, aku mulai mengamati sistem kerja yang ada di situ. Aku langsung tertarik ada ibu2 yg sibuk nulis apa gitu..!!! trus aku nanya, Bu, lagi nulis apa.? ibu2 itu ternyata lagi sibuk nulis agenda surat2 yg masuk sama keluar di buku Agenda…!!!

Ting!!!! ada ide d kepalaku,!!!

Gimana kalo aku, bwt aplikasi untuk nangani kasus ibu itu!!! khan ibu itu g perlu repot2 nulis lagi…!!! jadinya aku mulai start bwt aplikasi untuk nangani surat2 itu… Pkenya PHP MySQL, mo pake Java tapi akunya g begitu kuasain…he3.. mending yg simpel aja biar cepat selesainya..

Setelah ngumpulin bahan2… eit,kayak mo bqn kue aj… Aku langsung biqin desaign sistemnya mo kayak apa…!!! Stelah itu langsung masuk coding..!!! Puji Tuhan selesai cuma dlm sehari semalam!!! Desaign Interface nya aku ngasih ke Temanku untuk garap.. biar aku fokus d codingnya aj dlu…

hari ini recana nya mo d sosialisasiin, skalian mo nanya aplikasinya dah sesuai blm!!! mdh2an aja g ada prubahan yg berarti, jadinya aku g perlu rubah2 codingnya lagi…!!!

Setelah ini, tahu dech dikasih kasus apa lagi bwt dibiqin aplikasinya.. moge2 aja aq sanggup bwt ngegarap smuanya..!!! Amin…

Ni foto aq pas depan kantor DEPKOMINFO Jakarta

Mohon doanya y..!!!

miss u sala3…

miss u PJ n all my fren…

c u soon





Saatnya bwt Laporan!!!

17 05 2008

hari ini Sosialisasi PKMT selesai qta lakukan.. Semuanya berjlan dgn lancar, dan kami banyak mendpat masukan dari pihak Rumah Sakit dan Poliklinik… Dan saatnya sekarang untuk bwt laporan… jadi sebentar mlm aq akan su2n laporanx… semoga aja bisa diselesain secepatnya… karena udah mendekati hari H tgl22 mei ini… semoga aja hasil monitoringx akan berjalan lancar dan membawa hasl yg baik bwt kami… AMIN….

teman2 bisa liat foto2 hasil sosialisasinya d bawah ini :

Foto Sosialisasi d RSU Salatiga

Sosialisasi di RS Puri Asih

Sosialisasi d Polklinik UKSWfiuh….mhon doanya ya teman2… semoga usaha dan kerja keras kami selama ini dpt membuahkan hasil yg memuaskan dan kami bisa mengharumkan nama Univrsitas kami… Saingan kami banyak di ajang ini, dan kami ngeri2 pula… smuanya punya ide dan skill yg brilliant..!!!

smoga aja kami bisa melewati semua ini dgn baik!!

God bless

Amin








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.